Kasus Demam Berdarah Turun 40 Persen di Kota Uji Coba Nyamuk Wolbachia
Lima kota yang menyebar nyamuk ber-Wolbachia sejak dua tahun lalu mencatat penurunan rawat inap paling tajam di Semarang dan Denpasar.

JAKARTA, Revo — Kementerian Kesehatan melaporkan kasus demam berdarah dengue turun rata-rata 40 persen di lima kota yang menjalankan program penyebaran nyamuk ber-Wolbachia sejak dua tahun lalu. Penurunan paling tajam tercatat di Semarang dan Denpasar.
Baca juga: BPJS Kesehatan Tanggung Skrining Kanker Serviks dan Payudara Gratis untuk 20 Juta PerempuanBakteri Wolbachia yang disisipkan ke nyamuk Aedes aegypti menghambat virus dengue berkembang biak di tubuh nyamuk, sehingga nyamuk tidak menularkan penyakit meski menggigit. Nyamuk ber-Wolbachia kawin dengan nyamuk liar dan mewariskan bakteri itu ke keturunannya.
“Ini bukan pengganti pemberantasan sarang nyamuk, tetapi lapisan perlindungan tambahan yang bekerja sendiri setelah populasinya mapan,” kata direktur pencegahan penyakit menular.
Program akan diperluas ke sepuluh kota lain dengan kasus tertinggi, termasuk Bandung, Medan, dan Makassar. Pemerintah daerah diminta menyiapkan sosialisasi karena sebagian warga masih khawatir terhadap penyebaran nyamuk secara sengaja.
Komentar (0)
Berita Terkait
Berita TerkiniLihat semua







