BPJS Kesehatan Tanggung Skrining Kanker Serviks dan Payudara Gratis untuk 20 Juta Perempuan
Pemeriksaan dilakukan di puskesmas tanpa rujukan, menyasar perempuan usia 30–50 tahun dengan target cakupan 60 persen dalam dua tahun.

JAKARTA, Revo — BPJS Kesehatan memperluas manfaat skrining kanker serviks dan payudara secara gratis bagi sekitar 20 juta perempuan peserta usia 30–50 tahun. Pemeriksaan dapat dilakukan langsung di puskesmas tanpa surat rujukan.
Baca juga: Kasus Demam Berdarah Turun 40 Persen di Kota Uji Coba Nyamuk WolbachiaSkrining serviks memakai metode inspeksi visual dan tes HPV DNA, sementara skrining payudara dilakukan melalui pemeriksaan klinis dan ultrasonografi bila ditemukan benjolan. Hasil positif dirujuk ke rumah sakit tanpa biaya tambahan.
“Kanker serviks dan payudara menyumbang hampir separuh kematian akibat kanker pada perempuan. Hampir semuanya bisa dicegah bila ditemukan dini,” ujar direktur utama BPJS Kesehatan.
Kementerian Kesehatan menargetkan cakupan skrining 60 persen dalam dua tahun, naik dari 12 persen saat ini. Kader posyandu dilibatkan untuk mengajak perempuan yang belum pernah diperiksa, terutama di wilayah pedesaan.
Komentar (0)
Berita Terkait
Berita TerkiniLihat semua







