Surabaya Uji Coba Bus Listrik Tanpa Kondektur, Bayar Pakai Pemindai Wajah
Sepuluh armada melayani koridor Terminal Purabaya–Kenjeran selama tiga bulan sebelum diputuskan perluasan ke koridor lain.

SURABAYA, Revo — Pemerintah Kota Surabaya memulai uji coba sepuluh bus listrik tanpa kondektur di koridor Terminal Purabaya–Kenjeran. Penumpang membayar dengan memindai wajah yang sudah terdaftar di aplikasi transportasi kota atau menempelkan kartu uang elektronik.
Baca juga: Editor Halaman Web Sekarang Gunakan Lorem Ipsum Sebagai Teks ModelSistem pemindai wajah diklaim memproses pembayaran dalam waktu kurang dari satu detik dan tidak menyimpan citra wajah, melainkan hanya kode terenkripsi. Data penumpang dihapus otomatis setelah 30 hari.
“Uji coba tiga bulan ini untuk mengukur dua hal: waktu naik-turun penumpang dan keandalan baterai di jam sibuk,” kata kepala dinas perhubungan.
Tarif selama masa uji coba ditetapkan Rp5.000 sekali jalan. Bila hasil evaluasi memadai, pemerintah kota berencana mengganti 60 bus diesel di tiga koridor lain pada tahun anggaran berikutnya.
Komentar (0)
Berita Terkait

Editor Halaman Web Sekarang Gunakan Lorem Ipsum Sebagai Teks Model

Pencahayaan Dalam Foto ini Menggunakan Teknik "Chiaroscuro"

Kuota Naik Candi Borobudur Dibatasi 1.200 Orang per Hari, Pengunjung Wajib Pakai Sandal Khusus

Bali Terapkan Pungutan Wisatawan Asing Rp150 Ribu untuk Dana Pelestarian Subak dan Budaya
Berita TerkiniLihat semua





