Bank Indonesia Tahan Suku Bunga 5,25 Persen, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Arus Modal Keluar
Keputusan diambil setelah inflasi inti tetap terkendali, sementara tekanan terhadap nilai tukar datang dari imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang masih tinggi.

JAKARTA, Revo — Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,25 persen. Keputusan ini sesuai perkiraan mayoritas ekonom yang menilai ruang pelonggaran belum terbuka selama rupiah masih tertekan.
Baca juga: Lorem Ipsum Memiliki Distribusi Huruf Acak Bagus untuk DesainGubernur BI menjelaskan bahwa inflasi inti berada di kisaran 2,3 persen dan diperkirakan tetap dalam sasaran hingga akhir tahun. Namun arus modal keluar dari pasar obligasi dalam dua bulan terakhir membuat bank sentral memilih berhati-hati.
“Prioritas kami menjaga stabilitas nilai tukar sebagai jangkar ekspektasi. Intervensi di pasar spot dan domestik non-deliverable forward akan dilanjutkan secara terukur,” ujarnya.
Pelaku pasar menilai sinyal BI cukup jelas bahwa penurunan bunga baru mungkin terjadi setelah bank sentral Amerika Serikat memulai siklus pelonggaran. Indeks harga saham gabungan ditutup menguat tipis 0,2 persen merespons keputusan tersebut.
Komentar (0)
Berita Terkait
Berita TerkiniLihat semua








