Kemendikdasmen Hapus Ujian Tengah Semester, Penilaian Beralih ke Proyek dan Portofolio
Sekolah diberi keleluasaan menyusun bentuk penilaian, sementara ujian akhir tetap dipertahankan sebagai pemetaan nasional tanpa menentukan kelulusan.

JAKARTA, Revo — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menghapus kewajiban ujian tengah semester di jenjang SD hingga SMA mulai tahun ajaran depan. Penilaian beralih ke proyek, portofolio, dan observasi guru yang dicatat sepanjang semester.
Baca juga: Beasiswa Vokasi 50 Ribu Kursi Dibuka, Prioritas Jurusan Energi Terbarukan dan Perawatan KesehatanKebijakan ini mengikuti hasil evaluasi yang menemukan ujian tengah semester lebih banyak mengukur hafalan jangka pendek dan membebani guru dengan administrasi koreksi. Ujian akhir semester tetap ada, tetapi hasilnya dipakai untuk pemetaan, bukan penentu kenaikan kelas.
“Guru yang mengenal muridnya setiap hari punya data yang jauh lebih kaya daripada selembar soal pilihan ganda,” kata direktur jenderal terkait.
Sejumlah kepala sekolah menyambut baik, tetapi meminta pelatihan penyusunan rubrik penilaian agar standar antarsekolah tidak terlalu jauh berbeda. Kementerian menyiapkan modul daring dan pendampingan oleh sekolah penggerak di tiap kabupaten.
Komentar (0)
Berita Terkait
Berita TerkiniLihat semua







